Bahas Pengendalian Banjir dan Infrastruktur, Bupati Empat Lawang Audiensi Dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumsel

TEBARKAN – PALEMBANG – Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., SH., MM., M.H didampingi Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang serta Kepala Bagian Protokol melakukan audiensi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera Selatan Wilayah VIII Provinsi Sumatera Selatan, Selasa, (06/01/2026)

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dan membahas pengelolaan strategis terkait pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir, serta percepatan program infrastruktur di wilayah
Kabupaten Empat Lawang.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Joncik menyampaikan sejumlah usulan dan kebutuhan daerah, khususnya yang berkaitan dengan normalisasi sungai, perbaikan tanggul, serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di Empat Lawang. Menurutnya, beberapa wilayah rawan banjir dan erosi tebing sungai membutuhkan penanganan serius agar tidak terus berdampak pada permukiman warga dan lahan pertanian.

Langkah penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dengan BBWS Sumsel, agar program pengelolaan sungai dan pengendalian banjir bisa berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Bupati Joncik.

Kepala BBWS Sumatera Selatan menyambut baik kedatangan Bupati Empat Lawang dan jajaran. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung program-program strategis daerah, terutama yang berkaitan dengan pengamanan sungai, pengendalian daya rusak air, serta pemanfaatan sumber daya air untuk kepentingan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut juga dibahas rencana teknis beberapa titik sungai yang akan menjadi prioritas penanganan, termasuk pemetaan wilayah rawan banjir dan abrasi. Diharapkan, melalui koordinasi yang intensif, program pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sungai di Empat Lawang dapat segera direalisasikan.

Menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan perlindungan lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai.

Pos terkait